Langsung ke konten utama

Kompresi Lossless

Kompresi Data Lossless adalah
Algoritma kompresi data yang memungkinkan data yang dikompresi tidak terjadi kehilangan data, sehingga dapat disusun sesuai file aslinya

Kompresi Lossless digunakan dalam berbagai aplikasi sehingga menghasilkan file berformat ZIP, 7ZIP dan GZIP.

Metode kompresi loseless dapat dibedakan sebagai berikut :
1.Run Length Encoding
Metode kompresi data yang dilakukan pada data dengan panjang tertentu.

2. Huffman Coding
Kompresi data yang menggunakan struktur binary tree. Algortima huffman cukup efektif untuk kompresi data.
Langkah-langkah encoding dari Huffman Coding ini adalah sebagai berikut :
  • Baca semua character dalam string yang akan diencoding, dan simpan tiap character yang unique pada string tersebut dan simpan pada suatu list, beserta frekuensi kemunculannya, lalu sorting list tersebut dari kecil ke besar.
  • Gabung dua node list terkecil menjadi sebuah node tree
  • Parent dari tree yang baru dibentuk ke dalam list 
  • Remove 2 node yang telah dibentuk tree nya tadi
  • Sorting ulang list tadi.
  • Ulangi Langkah ke -2 Hingga node dari list cuma tersisa satu.
  • Baca pohon huffman yang terbentuk dengan aturan jika bergerak ke nodeChild kiri “0”, dan jika nodeChild kanan “1”.
3. Lempel-Ziv-Welch Coding : Metode kompresi yang menggunakan Teknik Dictionary. Dimana string yang masuk digantikan dengan kode yang sudah ada pada tabel yang ditentukan.

4. Arithmetic Coding : Metode kompresi yang menggunakan perhitungan aritmatika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Terima kasih banyak atas karyanya

Hai , Nama saya Bernard Denata Suryawan . Masih dengan fisik dan jiwa yang sama , hanya sedikit tambah isi otak . Saya bahagia memiliki banyak sekali pengalaman hidup yang beraneka level . Level hidup yang paling bawah bukan berarti rendah , tetapi sedikit cobaan . Dan kali ini level hidup saya sedang diuji seperti halnya kenaikan pangkat atau jabatan . Di dunia ini sudah banyak lahir orang bijak yang memiliki jam terbang tinggi dalam memperbaiki kualitas hidup manusia lainnya . Meskipun secara fisik sudah di dalam tanah dan dicerna bakteri pengurai . Tetapi karya kebaikan mereka yang menyelamatkan kualitas hidup manusia , yang menjadikan mereka seperti hidup selamanya . Orang bijak banyak berkata bahwa kita tidak akan pernah merasakan hidup jika tidak sakit atau terkena musibah . Disini bukan berarti saya merindukan dan menginginkan masalah yang mendatangi saya . Justru harusnya saya harus lebih bersyukur sama Tuhan . Karena Dialah yang mengingatkan bahwa saya masih hidup dan hidu...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...