Langsung ke konten utama

Berhenti Sejenak

Masih tersimpan jelas di kepala memori esok hari satu tahun yang lalu. Ketika sebuah kebahagiaan dan harapan baru bermula dari seseorang yang tidak pernah diharapkan kedatangannya. Kebahagiaan itu ternyata hanya bertahan lebih kurang 9 bulan lamanya. Dua hari setelah hari wisuda yang tidak bakalan diulang di kemudian hari.

Sepanjang kebahagiaan itu, muncul harapan kebahagiaan lain akan datang. Terlalu banyak harapan yang dibebankan untuk seorang manusia. Hidup memang tidak selamanya bahagia dan selalu mencari titik terang dari suatu kesedihan ketika habis bahagia itu. Seperti tidak percaya rasanya hal ini akan terjadi.

Segala usaha telah dicoba untuk bangkit. Namun ternyata bayangan kebahagiaan masa lalu masih jelas menghantui pikiranku. Sempat datang seseorang untuk menghapus bayangan mengerikan itu, sepertinya bayangan tersebut masih layaknya rantai makanan yang memakan habis cahaya kecil yang datang.

Ya sudah semua sudah terjadi dan ini salahku. Selalu ada kata harusnya untuk sebuah keputusan yang dirasa salah. Padahal sebenarnya itu bukan sebuah kesalahan, namun kebenaran yang masih belum terbukti. Bahkan dalam perjalanan pembuktian sering terjadi benturan penghinaan.

Ada kalanya harus disugestikan sendiri sebuah motivasi untuk sama sekali tidak boleh jatuh dalam hal apapun dan selalu percaya akan ada harapan baru. Wahai bayangan indah yang terbang melambung semakin jauh tinggi, terima kasih sudah memberikan tempat terbaik sejenak di sana dan mohon maaf sudah tidak bisa melaksanakan kewajiban sebaik yang diinginkan. Ya tentu saja tulisan ini buat kamu sang 9 bulan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...

Selamat Datang di dalam otak Beruang .

Saatnya memperkenalkan diri . Namaku Bernard Denata Suryawan . sebuah nama yang sangat amat patut kusyukuri . Karena pemberian orang tua . Sebenernya ada nama babtisnya . "Alfonsus" sebuah nama yang diharapkan memberikan dampak baik . Dulunya pemilik nama alfonsus ini sebelum diresmikan menjadi salah seorang suci . Dia adalah sebuah agamawan dan sarjana muda . . Mungkin waktu itu orang tuaku smpet berpikir siang malem gag tidur . Gara-gara cariin nama yang bagus . Supaya bayi kecil yang tanpa dosa dulunya ini . masih menjadi tanpa dosa seumur hidup. Tapi yang Ada malah menjadi manusia yang penuh Dosa . Bisa dibilang banyaknya dosaku . lebih banyak daripada jumlah penduduk sedunia . . Dan bayangkan . Semakin lama aku hidup tentu saja . bakalan makin banyak dosa yang bakal dibuat oleh "beruang" ini . Ehh iya hampir lupa . Beruang itu sebenernya bukan asal nama panggilan . Beruang ternyata arti nama dari BERNARD . WTF MENN ... Takkirain itu nama keren . eh ternyata art...