Langsung ke konten utama

Awal Tahun, Awal Perbaikan

Waktu itu jalannya cepet banget, nggak kerasa udah sampai di Tahun 2013. Yang namanya satu tahun itu kalo di logika lama. Otomatis banyak hal pula yang dialami dan dilakuin di tahun kemarin. Di tahun kemarin tepatnya 2012. Banyak banget cobaan dimulai tepatnya itu berumur 20 tahun menjelang 21.

Kalo orang bicara tentang masa muda dari tiga hal seperti waktu, uang, dan energi yang tidak dimiliki jelas uang. Waktu dan energi yang dimiliki ini kalo salah dimanfaatkan bisa fatal. Laki-laki pada umumnya yang normal, cobaan terberat wanita. Begitu pula 2012 itu berjalan dan faktor utama cobaan adalah wanita.

Ada peribahasa Gajah di pelupuk mata tak tampak, Semut di seberang pulau tampak. Cocok banget kalo mau diabaratin sama kesalahan di tahun kemarin. Keluarga yang malah jadi penolong utama menjadi geser kedudukannya dengan pacar. Dan ending selalu diselamatkan oleh keluarga.

Keluarga yang saya maksutkan di sini adalah Mami, Mbah Putri, dan Mbah Kakung. Yang tidak disebutkan jangan merasa cawe-cawe ya. Paling inget ketika mami saya bilang, "Wes to nak, **** itu cewek nggak bener". Orang bilang cinta itu buta, tapi kali ini harus coba dilawan. Akhirnya waktu yang nganterin semua bukti dari omongan Mami saya tercinta itu.

Saya menulis ini bukan berarti saya baik-baik amat. Saya manusia yang ada kurangnya lo ya. 2012 itu banyak kejadian yang tidak bisa diprediksikan sama sekali. Terutama cobaan itu datengnya sama sekali gak bisa dihindari ataupun diramalkan baik itu kapan, apa, ataupun siapa.

Tahun 2012 ada satu hal baik meskipun kecil yang sama sekali tidak pernah saya lakukan. Hal tersebut adalah cuci mobil mami saya. Saya "MALU" jadi anak yang tidak berbakti, bisanya cuma ngerepoti. Apalagi pas KP dapet partner KP yang berbakti banget sama orang tua, rajin bersih-bersih, dan agamanya juga SIP.

Tahun 2013 di Tanggal 13 Januari ini, saya bertekad untuk memperbaiki kekurangan dalam kehidupan saya. Yang jelas saya punya kelebihan dari antara orang lain. Cukup sekian 2013 lagi panas-panasnya. Sukses aja buat yang baca. CHEERS!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Terima kasih banyak atas karyanya

Hai , Nama saya Bernard Denata Suryawan . Masih dengan fisik dan jiwa yang sama , hanya sedikit tambah isi otak . Saya bahagia memiliki banyak sekali pengalaman hidup yang beraneka level . Level hidup yang paling bawah bukan berarti rendah , tetapi sedikit cobaan . Dan kali ini level hidup saya sedang diuji seperti halnya kenaikan pangkat atau jabatan . Di dunia ini sudah banyak lahir orang bijak yang memiliki jam terbang tinggi dalam memperbaiki kualitas hidup manusia lainnya . Meskipun secara fisik sudah di dalam tanah dan dicerna bakteri pengurai . Tetapi karya kebaikan mereka yang menyelamatkan kualitas hidup manusia , yang menjadikan mereka seperti hidup selamanya . Orang bijak banyak berkata bahwa kita tidak akan pernah merasakan hidup jika tidak sakit atau terkena musibah . Disini bukan berarti saya merindukan dan menginginkan masalah yang mendatangi saya . Justru harusnya saya harus lebih bersyukur sama Tuhan . Karena Dialah yang mengingatkan bahwa saya masih hidup dan hidu...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...