Langsung ke konten utama

Painkiller

Patah hati momen perusak segala kebahagiaan dan rencana indah masa depan. Ada kalanya laki-laki butuh keajaiban buat sembuh dari patah hati dalam waktu singkat dan tidak kasat mata. Biar segalanya terlihat baik-baik saja.

Buat orang seperti saya, jatuh cinta itu seperti doping yang bisa meningkatkan produktifitasmu hingga 200%. Semua terjadi seperti tidak logis dan tidak bisa dijelaskan kenapa bisa terjadi. Kecintaanmu terhadap sesuatu membawamu terikat untuk menjadikan objek kecintaan sebagai dewa pembawa keberuntungan yang harus disembah. Cinta itu bikin gila yang mengalami dan bisa jadi melakukan hal bodoh.

Kebodohan cinta itu tidak seberapa jika kita tahu bagaimana sakitnya diselesaikan hubungan kasih kita. Padahal perasaan itu datang tiba-tiba, saya percaya itu bentuk pemberian dari Tuhan sendiri. Ketika si lawan percintaan ini bilang, "Aku udah enggak bisa sama kamu lagi". Otak kita memaksa kita untuk berlogika dengan keras hingga menimbulkan banyak kemungkinan positif dan negatif.

Namun sayangnya keterikatan perasaan yang membuat banyak kemungkinan negatif lebih sering dipilih. Salah satunya dampak paling parah dari patah hati adalah bunuh diri. Kedewasaan kita dilatih ketika kita disudutkan untuk bereaksi dari hal pahit yang dengan entengnya terucap.

Saat ini yang saya butuhkan adalah game yang membuat saya lupa waktu, novel yang bisa membuat saya lupa kehidupan nyata, dan minuman keras yang membuat kita hilang kesadaran. Tidak ada yang susah dari seorang wanita untuk mengeluarkan air mata ketika sedang patah hati, sayangnya tidak dengan kita para lelaki. Buat lelaki untuk meneteskan air mata itu susahnya bukan main. Perasaan sedih yang tidak bisa dilampiaskan mampu berujung pada stress dan mengakibatkan timbulnya penyakit fisik.

Buat beberapa pria yang memiliki mental dewasa, ada kalanya mereka akan memilih kemungkinan positif yang presentasi terpilihnya jauh lebih kecil karena perasaan sedang dilibatkan. Layaknya berolahraga dengan lebih keras, bekerja dengan lebih keras, dan mencari wanita pengganti dengan lebih keras. Pilihan ada pada kita sendiri, yang jelas kalau kehidupan keras membutuhkan penyelesaian yang cepat dan usaha keras. Karena masalah hati mampu men-delay momentum kerja dan pemikiran luar biasa kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Terima kasih banyak atas karyanya

Hai , Nama saya Bernard Denata Suryawan . Masih dengan fisik dan jiwa yang sama , hanya sedikit tambah isi otak . Saya bahagia memiliki banyak sekali pengalaman hidup yang beraneka level . Level hidup yang paling bawah bukan berarti rendah , tetapi sedikit cobaan . Dan kali ini level hidup saya sedang diuji seperti halnya kenaikan pangkat atau jabatan . Di dunia ini sudah banyak lahir orang bijak yang memiliki jam terbang tinggi dalam memperbaiki kualitas hidup manusia lainnya . Meskipun secara fisik sudah di dalam tanah dan dicerna bakteri pengurai . Tetapi karya kebaikan mereka yang menyelamatkan kualitas hidup manusia , yang menjadikan mereka seperti hidup selamanya . Orang bijak banyak berkata bahwa kita tidak akan pernah merasakan hidup jika tidak sakit atau terkena musibah . Disini bukan berarti saya merindukan dan menginginkan masalah yang mendatangi saya . Justru harusnya saya harus lebih bersyukur sama Tuhan . Karena Dialah yang mengingatkan bahwa saya masih hidup dan hidu...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...