Langsung ke konten utama

Pengiriman Data Multimedia Melalui Aplikasi Berbasis Mobile

Pengiriman data multimedia tidak hanya bisa dinikmati melalui desktop saja, melainkan mobile juga. Mengingat perkembangan HP yang sangat pesat dengan spesies terakhirnya yang disebut denga smartphone. Smartphone tersebut fungsinya dapat mewakilkan kehadiran komputer besar pada umumnya.

Kemampuan pengiriman data multimedia melalui aplikasi berbasis mobile ini sendiri biasanya diimplementasikan untuk berkomunikasi seperti halnya chatting ataupun video conference. Salah satu contoh adalah Fring. Fring itu sendiri merupakan aplikasi instant messaging.dan VoIP. Dalam melakukan fungsinya Fring menggunakan protokol peer-to-peer miliknya sendiri dan bergantung gateway sehingga dapat terhubung dengan aplikasi lain.

Alur Kerja Frings
Sekarang ini smartphone yang sedang populer adalah smartphone dengan sistem operasi keluaran microsoft, yaitu windows phone. Smartphone dengan OS Windows Phone ini diramalkan dapat mengalahkan dominasi pasar Android dan IOs . Keunggulan Windows Phone sendiri adalah UI-nya yang mereka namakan MetroStyle sehingga tampak lebih elegan.

Sekarang ini aplikasi yang mendukung adanya pengiriman data sudah bertambah banyak pada marketplace. Marketplace sendiri adalah nama market yang disediakan microsoft sebagai tempat pemasaran aplikasi Windows Phone. Kali ini aplikasi yang kita bahas adalah aplikasi instant messaging yang sudah sangat terkenal, adalah WhatsApp.

Logo WhatsApp


WhatsApp sendiri kelahirannya dipelopori oleh sistem operasi android. Kemudian sekarang ini sudah tersedia di banyak sistem operasi termasuk Windows Phone. Aplikasi ini tidak hanya mendukung fasilitas mengirim pesan saja melainkan pengiriman suara, gambar, bahkan video.

Untuk lebih detailnya WhatsApp menggunakan sebuah kustomisasi dari open standar XMPP. Sistem pengiriman multimedianya yaitu dengan pengunggahan file atau data tersebut pada HTTP server, lalu mengirimkan link ke konten menggunakan enkripsi Base 64.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...

Selamat Datang di dalam otak Beruang .

Saatnya memperkenalkan diri . Namaku Bernard Denata Suryawan . sebuah nama yang sangat amat patut kusyukuri . Karena pemberian orang tua . Sebenernya ada nama babtisnya . "Alfonsus" sebuah nama yang diharapkan memberikan dampak baik . Dulunya pemilik nama alfonsus ini sebelum diresmikan menjadi salah seorang suci . Dia adalah sebuah agamawan dan sarjana muda . . Mungkin waktu itu orang tuaku smpet berpikir siang malem gag tidur . Gara-gara cariin nama yang bagus . Supaya bayi kecil yang tanpa dosa dulunya ini . masih menjadi tanpa dosa seumur hidup. Tapi yang Ada malah menjadi manusia yang penuh Dosa . Bisa dibilang banyaknya dosaku . lebih banyak daripada jumlah penduduk sedunia . . Dan bayangkan . Semakin lama aku hidup tentu saja . bakalan makin banyak dosa yang bakal dibuat oleh "beruang" ini . Ehh iya hampir lupa . Beruang itu sebenernya bukan asal nama panggilan . Beruang ternyata arti nama dari BERNARD . WTF MENN ... Takkirain itu nama keren . eh ternyata art...