Langsung ke konten utama

Satu yang tercinta dan hanya untuk yang tercinta

Semua berlalu sangat lambat tanpa kehadiran makhluk itu . Entah kenapa lebih cocok dibilang makhluk , bukan manusia juga bukan malaikat . Kesempurnaan sang malaikat susah banget buat dijadikan milik selamanya . Karena ketidakjelasan wujud berujung ketidakjelasan sifat. Kesempurnaan sifat yang hanya makhluk itu miliki .

Manusia biasa tetep manusia biasa , dosa bertumpuk menempel di tubuh suci sampai taraf hina . Tanpa sadar makhluk positif yang mendekat dan memberikan masukan positif semakin sedikit . Tentu saja berbanding lurus dengan kehidupan yang kunjung negatif.

Dalam segala sisi saya memang penuh dosa . Menjadikan saya lebih dari manusia biasa . Melainkan keledai bodoh yang jatuh pada luka yang sama . Ya , Mungkin saja saya adalah eeyore . Tokoh winnie the pooh sekarang yang hanya bisa menyendiri diam di gubuk tuanya . Dan bukan lagi seorang bernard bear yang sering dibilang tolol tapi bisa menghibur .

Kondisi hati sekarang ini berasa seperti jalan tol yang penuh lubang . Niscaya orang yang lewat pasti akan celaka . Tidak ada yang bisa dilakukan , Tuhan Yesus Kristus memang baik dan tetap menjadi yang Sempurna dan Sang Juru Selamat di hati . Hanya Tuhan yang menjadi media doa agar dia selalu dalam lindungannya dan diberikan karunia yang besar .

Eeyore , hanya satu yang bisa dilakukan sekarang . Semoga bisa nanti kuat dan menjadi ladang kebahagiaan bagi umat manusia . Amin Ya Tuhan . Jangan Engkau biarkan makhluk ciptaan-Mu sendiri ini menjadi kotoran dunia yang susah dibersihkan dan bahkan semakin membusuk . Jadikanlah aku ini Ya Tuhan seperti cairan HCl yang mampu membersihkan kerak di lantai , sehingga bisa membersihkan diri sendiri dari kerak dosa dan menjadi putih hatinya .


Satu yang tercinta dan hanya untuk yang tercinta . Eeyore masih ada di sini hingga pada saatnya tidak dibutuhkan . Salam Hormat dan Sayang Eeyore , Missing piglet.

All good things come to an end. –Eeyore (Winnie the Pooh Movie)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Terima kasih banyak atas karyanya

Hai , Nama saya Bernard Denata Suryawan . Masih dengan fisik dan jiwa yang sama , hanya sedikit tambah isi otak . Saya bahagia memiliki banyak sekali pengalaman hidup yang beraneka level . Level hidup yang paling bawah bukan berarti rendah , tetapi sedikit cobaan . Dan kali ini level hidup saya sedang diuji seperti halnya kenaikan pangkat atau jabatan . Di dunia ini sudah banyak lahir orang bijak yang memiliki jam terbang tinggi dalam memperbaiki kualitas hidup manusia lainnya . Meskipun secara fisik sudah di dalam tanah dan dicerna bakteri pengurai . Tetapi karya kebaikan mereka yang menyelamatkan kualitas hidup manusia , yang menjadikan mereka seperti hidup selamanya . Orang bijak banyak berkata bahwa kita tidak akan pernah merasakan hidup jika tidak sakit atau terkena musibah . Disini bukan berarti saya merindukan dan menginginkan masalah yang mendatangi saya . Justru harusnya saya harus lebih bersyukur sama Tuhan . Karena Dialah yang mengingatkan bahwa saya masih hidup dan hidu...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...