Langsung ke konten utama

Benjamin Solomon Carson

Sebuah nama yang teramat sangat menginspirasi .
Dia merupakan neurosurgeon yang paling handal di dunia .
Dan telah diakui semuanya .
Dia mendapat julukan 'The Gifted Hands'
.
Dia merupakan dokter bedah saraf paling hebat .
yang bisa dibilang .
Tidak ada kasus yang gag bisa ditanganin .
Kisah hidupnya bener-bener inspiratif .
.
Ben Carson kecil .
Merupakan anak dari keluarga broken home yang tinggal bersama Ibu dan kakaknya .
Ben Carson sewaktu SD .
Sama sekali bukanlah anak yang pintar .
Bahkan teman-temannya bilang dia bodoh .
Setiap Ulangan tiada satu soal pun bisa .
Ibunya suatu hari datang ke sekolah, karena Ben memukul temannya karena terus-terusan dibilang bodoh .
Sang Ibu berkata .
kamu pintar , kamu bisa menjadi apapun yang kamu mau .
Seperti yang orang lain bisa .
.
Ben hanya bilang dia bodoh .
Kemudian ibunya memberikan kacamata, dan mengurangi waktu nonton TV Ben .
Dan memberi tugas untuk membaca dua buku dalam satu minggu .
Dan memberikan resumenya kepada ibunya setiap minggu .
Sebuah aturan ini semakin lama menjadi sebuah kebiasaan dalam hidup Ben .
Prestasi Ben meningkat seiring berjalannya waktu dan Lulus dengan nilai terbaik .
.
Sewaktu High School .
Ben menjadi sangat aneh .
Dan menjadi sangat tidak terkontrol emosinya .
Oleh karena pergaulan yang salah .
Bahkan dia hampir melukai ibunya sendiri .
Suatu saat ada kejadian dia hampir membunuh temannya .
Dan akhirnya gagal, dan dia sadar .
.
Sewaktu kecil dia bercita-cita menjadi dokter misionaris .
Kemudian dia memilih berkuliah di Yale jurusan kedokteran .
Dia pada awalnya sangat susah memahami pelajaran .
Sampai akhirnya ada pacar Ben yang memberi dia semangat .
Dan membantu Ben belajar .
Dan bertanya pada Ben kemampuan apa yang paling mahir .
Kemudian Ben menjawab "MEMBACA".
Sampai akhirnya dia lulus oleh karena rajin "MEMBACA".
.
Akhirnya Ben Sampai di dunia kerja .
Awal karir Ben tidak mulus .
Banyak yang tidak menyukainya .
Tapi untungnya Ben mampu mengendalikan emosinya .
Dan mampu menaikkan level carirnya hingga sekarang .
.
Asal kalian tahu . Ibu Ben bukanlah dari kalangan terpelajar .
Ibunya adalah seorang buta aksara .
Tapi mampu membawa anaknya menuju kesuksesan .
.
Demikian garis besar kisah hidup Ben .
Saya pribadi ingin memiliki semangatnya .
Meskipun sekarang saya bodoh .
Suatu saat saya pasti bisa pintar .
Dan harus bisa membahagiakan orang tua .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergeser Seperti Semula Lutut Saya

Semua terjadi begitu cepat, tanpa terasa muncul kehancuran masa depan di pikiran. Dislokasi lutut bukan hal sepele buatku. Pertandingan basket tempo hari seakan menjadi hari terakhir berolah raga. Keadaan sehat walafiat pun sekejap sirna dari bayangan cacat dan trauma seumur hidup. Harapan hidup nikmat berasa hilang dalam secepat kilat. Si Maria main ke rumah waktu tadi siang. Tanpa sengaja pacar saya ini duduk di lutut saya. Sekejap saya berteriak kesakitan karena lutut saya bergeser dari tempat sewajarnya. Saya berusaha berteriak minta tolong pada siapapun, namun hingga dua jam segala jerih payah seakan sirna. Klinik di perumahan pun tidak berani berbuat apa-apa. Waktu itu posisi saya sedang berada di lantai 2. Pikiran saya hanya ada kata "Rumah Sakit". Bergerak sesenti pun benar-benar menambah rasa sakit pada lutut saya. Sopir Taksi pun menyerah untuk mengevakuasi saya ke Rumah Sakit. Saya memutuskan untuk meminta jasa ambulan dari rumah sakit terdekat. Ambulan pun sedang...

Terima kasih banyak atas karyanya

Hai , Nama saya Bernard Denata Suryawan . Masih dengan fisik dan jiwa yang sama , hanya sedikit tambah isi otak . Saya bahagia memiliki banyak sekali pengalaman hidup yang beraneka level . Level hidup yang paling bawah bukan berarti rendah , tetapi sedikit cobaan . Dan kali ini level hidup saya sedang diuji seperti halnya kenaikan pangkat atau jabatan . Di dunia ini sudah banyak lahir orang bijak yang memiliki jam terbang tinggi dalam memperbaiki kualitas hidup manusia lainnya . Meskipun secara fisik sudah di dalam tanah dan dicerna bakteri pengurai . Tetapi karya kebaikan mereka yang menyelamatkan kualitas hidup manusia , yang menjadikan mereka seperti hidup selamanya . Orang bijak banyak berkata bahwa kita tidak akan pernah merasakan hidup jika tidak sakit atau terkena musibah . Disini bukan berarti saya merindukan dan menginginkan masalah yang mendatangi saya . Justru harusnya saya harus lebih bersyukur sama Tuhan . Karena Dialah yang mengingatkan bahwa saya masih hidup dan hidu...

Surat Untuk Sang Wahai

 Kenapa surat ini bertuliskan untuk sang wahai ? Bukan kah wahai itu hanyalah sebuah kata sambung di depan yang berarti penekanan untuk subjek itu sendiri. Dan kenapa Sang Wahai ? bukannya Wahai itu di depan ? bukannya di belakang ?. Semua pertanyaan ini akan terjawab ketika aku bertemu sebuah sosok yang bisa menjadi penekanan untuk semua hal yang diusahakan. Jadi maksudnya siapa ? Maksud dari Sang Wahai adalah Calon istri dan ibu dari anak-anakku kelak. Kenapa saya mencantumkan kata ibu setelah istri ? Bukan kah wajib hukumnya bahwasanya peran ibu lebih penting dibandingkan peran istri ? Saya pun setuju posisi ibu jadi sebuah jabatan tertinggi yang diberikan kepada manusia dan hanya diberikan kepada wanita saja. Lalu kenapa calon istri yang disebut pertama ? dan kenapa seakan-akan menjadi sebuah prioritas untuk diperbincangkan ? Jawabannya adalah tidak semua istri akan mendapat kepercayaan menjadi seorang ibu. Disini saya tidak sedang berbicara "Bagaimana cara menjadi sosok ibu y...